PENGARUH FRAUD PENTAGON TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN (Studi pada Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar Di BEI Periode 2015-2017)

Main Article Content

Prima Farmashinta
Siska Priyandani Yudowati

Abstract

: Laporan keuangan yang dihasilkan perusahaan harus mencerminkan keadaan perusahaan yang sesungguhnya dan tidak mengandung kesalahan. Tetapi terkadang kinerja manajemen tidak sebaik yang diharapkan sehingga kecurangan terhadap laporan keuangan dapat terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraud pentagon terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2017.  Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 31 perusahaan dengan metode purposive sampling. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan software SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan fraud pentagon berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Secara parsial change in auditor, berpengaruh positif signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Sedangkan financial stability, external pressure,external auditor quality, change in director dan frequent number of CEOs picture tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan.

Article Details

Section
Articles

References

ACFE. (2016). Report to Nations. Association of Certified Fraud Examiners. Retrieved from https://www.acfe.com/rttn2016/docs/2016-report-to-the-nations.pdf
Akbar, T. (2017). The Determination of Fraudulent Financial Reporting Causes by Using Pentagon Theory On Manufacturing Companies In Indonesia. International Journal of Business, Economics and Law, 14(5), 106113.
Annisya, M., & Asmaranti, Y. (2016). Matriks jurnal 9. Pendeteksian Kecurang Laporan Keuangan Menggunakan Fraud Diamond. Jurnal Bisnis Dan Ekonomi, 23(1), 7289.
Aprilia. (2017). Analisis Pengaruh Fraud Pentagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Menggunakan Beneish Model Pada Perusahaan Yang Menerapkan Asean Corporate Governance Scorecard. Jurnal ASET (Akuntansi Riset), 9(1), 101132. https://doi.org/10.17509/jaset.v9i1.5259
Association of Certified Fraud Examiners Indonesia Chapter. (2017). Suvey Fraud Indonesia. 166.
Darmawan, D. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Horwath, C. (2011). Why the Fraud Triangle is No Longer Enough.
Karyono. (2013). Forensic Fraud. Yogyakarta: CV. Andi Offset.
Latan, H., & Temalagi, S. (2013). Analisis Multivariate Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program IBM SPSS 20.0. Bandung: Alfabeta.
Neolaka, A. (2014). Metode Penelitian dan Statistik. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
SAS99. (2003). Oficial Releases - SAS No. 99, Consideration of Fraud in a Financial Statement Audit. Journal of Accountancy, 195(1), 105120.
Siddiq, F. R., Achyani, F., & Zulfikar. (2017). Fraud Pentagon Dalam Mendeteksi Financial Statement. Seminar Nasional Dan The 4th Call for Syariah Paper 1, 114.
Sihombing, K. S., & Rahardjo, S. N. (2014). Pengaruh Fraud Diamond dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud (Studi Empiris pada Perusahaan Ritel yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014 2016). Diponegoro Journal of Accounting, 03(2), 112. Retrieved from http://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/Akuntansi/article/view/2643/2366
Simamora, N. S. (2019). Kisruh AISA, Dugaan Pembukuan Ganda Hingga Window Dressing Temuan Ernst & Young. Retrieved from https://market.bisnis.com/read/20190327/192/905016/kisruh-aisa-dugaan-pembukuan-ganda-hingga-window-dressing-temuan-ernst-young
Tandiontong, M. (2016). Kualitas Audit dan Pengukurannya. In Alfabeta. Bandung: Alfabeta.
Ulfah, M., Nuraina, E., & Wijaya, A. L. (2017). Pengaruh Fraud Pentagon dalam Mendeteksi Fraudulent Financial Reporting (Studi Empiris pada Perbankan di Indonesia yang Terdaftar di BEI). The 9th Forum Ilmiah Pendidikan Akuntansi (FIPA), 5(1), 399417.
Wolfe, D. T., & Hermanson, D. R. (2004). The Fraud Diamond?: Considering the Four Elements of Fraud. 12, 3842.